JAKARTA - Fenomena pengguna mobile terus menunjukkan momentum yang kuat di Indonesia. Itu terlihat dari semakin meningkatnya lalu lintas data seluler dari banyaknya permintaan masyarakat dari aktivitas komunikasi setiap harinya.
Victor Wong, Project Director of Communication Events, Singapore Exhibition Services dalam keterangannya mengatakan, hal lain yang mendukung yakni penetrasi pasar ponsel yang sangat tingg melebihi 100 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu dibarengi dengan peningkatan komunikasi data hampir 40 persen setiap tahunnya.
“Evolusi di Indonesia didorong oleh tingginya konektivitas internet dan kinerja antar mesin atau M2M (machine-to-machine) serta diluncurkannya berbagai smartphone terbaru dan terjangkau. Karena setiap orang semakin
terhubung satu sama lain, perusahaan-perusahaan kini mulai memprioritaskan berbagai saluran baru guna memperluas pangsa pasar,” kata Wong dalam keterangannya kepada Okezone, Selasa (18/3/2014).
Analitik data besar (big data analytics) juga kini telah semakin berkembang di berbagai sektor industri seperti telekomunikasi, perbankan dan asuransi. Meskipun banyak orang menganggap bahwa adopsi big data Indonesia masih dalam tahap awal, namum riset menunjukkan bahwa tiga dari empat perusahaan di Indonesia telah menunjukan komitmen mereka untuk analisis data sebagai cara untuk menghadapi tantangan yang telah terbukti terjadi di berbagai pasar yang lebih maju.
Wong menambahkan, perusahaan kini memanfaatkan informasi dari data yang besar untuk menentukan strategi pemasaran dan perencanaan taktis agar dapat mengikuti kebutuhan terkini dari pelanggan mereka.
“Teknologi digital canggih ini mulai sangat dihargai sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan juga untuk mengetahui tren terkini,” tuturnya.
Menurutnya, di saat bisnis terus berkembang, para pengguna langsung (end-users) juga mencari layanan yang handal, canggih dan tanpa hambatan dimana saja; dan industri ini memberikan respon dengan menawarkan proliferasi solusi mutakhir dan terdepan seperti bisnis analitik, layanan cloud, TV sosial, dan dua / multi-screen yang dapat membantu konsumen agar senantiasa terhubung dengan dunia digital yang tidak pernah berhenti berevolusi.
Terlebih, kata Wong, ketika mobilitas menjadi sebuah keharusan dalam setiap aspek kehidupan, perusahaan di Indonesia harus lebih agresif serta fleksibel dalam menjangkau konsumen yang selalu terhubung, dan dalam waktu yang sama mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar.
Sumber: Okezone
0 komentar:
Posting Komentar