25 April 2012

Pertemuan 8



Etika Bisnis

Prinsip-prinsip:
  • Tanggung jawab
  • Keadilan
  • Kebebasan dalam berekspresi

Terkait dengan etika bisnis, perlu diketahui beberapa hal: 
1. Perilaku Etis
Perilaku Etis adalah perilaku yang sesuai dengan nama-nama sosial yang diterima secara umum terkaitdengan tindakan yang benar atau yang baik.


2. Perilaku Tidak Etis
Perilaku Tidak Etis adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma sosial yang diterima secara umum terkait dengan tindakan yang salah atau yang buruk.

3. Etika Manajerial
Etika Manajerial adalah standar perilaku yang memandu para manajer dalam pekerjaan mereka.


Faktor-faktor yang mempengaruhi etika dalam menjalankan bisnis:
1. Perbedaan Budaya
Perilaku bisnis orang Indonesia tentu saja berbeda dengan bangsa lain.

2. Pengetahuan
Semakin banyak hal yang diketahui dan semakin baik seseorang memahami suatu hal maka semakin baik pula kesempatannya dalam membuat keputusan-keputusan yang etis.

3. Perilaku Organisasi
Dasar etika bisnis adalah bersifat kesadaran etis dan meliputi standar-standar perilaku. Banyak organisasi menyadari perlu menetapkan peraturan-peraturan perusahaan terkait perilaku dan menyediakan tenaga pelatih untuk memperkenalkan dan memberi pemahaman tentang permasalahan etika. Perusahaan dengan praktek-praktek etika yang kuat menetapkan suatu contoh yang baik untuk karyawannya.

Etika di Lingkungan Kerja

1. Etika Terhadap Karyawan
Meliputi perilaku dalam proses perekrutan, pemecatan, upah, kondisi kerja, dan privasi. Proses perekrutan dan pemecatan terhadap seorang karyawan secara etis dan umum harus didasarkan atas kinerjanya apakah baik/buruk.
Contoh: Pelanggaran Etika - Manajer bank yang hanya mau menerima etnis tertentu.

2. Etika Terhadap Organisasi
Baik karyawan apalagi manajer dalam suatu perusahaan harus menjaga etika organisasi dengan berperilaku jujur, tidak menyalahgunakan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi, tidak menjerumuskan perusahaan pada usaha yang beresiko, menghindari konflik kepentingan, dan menjaga rahasia perusahaan.


3. Etika Terhadap Agen
Agen ekonomi merupakan pemegang saham, pemasok, penyalur, pelanggan, pesaing, dan serikat buruh. Perilaku tidak etis dan melanggar hukum yang perlu dihindari adalah terkait kasus suap, aktivitas pemesanan dan pembelian, laporan keuangan, perundingan dan periklanan.

Tahap-tahap Pembuatan Keputusan Etis

1. Pengumpulan Data
Yaitu mengumpulkan informasi faktual yang relevan terkait tindakan/kebijakan berdasarkan norma etika:
  • Kegunaan (utility), yaitu mengoptimalkan kepuasan seluruh pihak.
  • Hak (rights), yaitu menghargai hak dan kewajiban orang yang terlibat.
  • Keadilan (justice), yaitu konsisten dengan apa yang kita anggap adil.

2. Analisis
Melakukan analisis terhadap seluruh kriteria/fakta-fakta terkait terhadap nilai-nilai moral yang paling tepat.

3. Penilaian
Setelah dianalisis kemudian dilakukan penilaian apakah tindakan/kebijakan tersebut etis/tidak etis.





Pertemuan 8 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar