Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menyusun Perencanaan Pembangunan
Jangka Panjang Daerah (JDPD) Provinsi DKI Jakarta hingga tahun 2025.
Penyusunan ini merupakan dalam rangka membangun kota Jakarta yang
bersaing dengan kota-kota besar di dunia.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjelaskan d4:44 AM 3/16/2012okumen Perencanaan JDPD DKI 2025 sedang disusun oleh tim gabungan di jajaran Pemprov DKI Jakarta.
"Saat ini masih belum bisa diumumkan, tetapi yang jelas akan kami umumkan hasilnya terkait pembangunan kota Jakarta hingga 2025 kedepan," ujarnya di Balaikota, Jakarta, hari ini.
Diakui Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, skenario pembangunan Jakarta sudah disusun hingga belasan tahun
ke depan. Di mana skenario tersebut dikaitkan dengan pertumbuhan kota Jakarta yang akan tinggi atau rendah.
"Saya meminta skenario itu didalami. Karena kalau kita tidak menggunakan beberapa skenario tadi, maka kita tidak dapat mengetahui secara tepat pembangunan Jakarta, pembahasan akan semakin lama, padahal tahun 2025 sudah tidak berapa lama lagi," tambahnya.
Fauzi menuturkan, rencana pembangunan jangka panjang diperlukan karena undang-undang mewajibkan setiap pemerintahan daerah harus memiliki Program Perencanaan Pembangunan JPDP 2025, pemerintah daerah memerlukan panduan jangka panjang untuk menyusun rencana pembangunan jangka menengah setiap lima tahun yang disebut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Sarwo Handayani, mengatakan dalam menerbitkan JPDP 2025 pihaknya telah melakukan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) JPDP 2025 dengan SKPD yang ada di jajaran Pemprov DKI.
"Saat ini, kami akan menyamakan persepsi terhadap pembangunan kota Jakarta yang berkelanjutan dengan arah meningkatkan kesejahteraan warga dan kotanya," kata Sarwo usai Musrenbang JPDP 2025 di Balaikota Jakarta, Kamis (15/3).
Menurutnya, Perencanaan Pembangunan JPDP 2025 merupakan dokumen perencanaan pembangunan kota Jakarta dalam jangka waktu hampir 13 tahun. Dokumen tersebut akan berisikan arah pembangunan Ibu Kota yang harus mampu mengikuti perkembangan dunia dan bersaing dengan kota-kota besar lainnya di dunia.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjelaskan d4:44 AM 3/16/2012okumen Perencanaan JDPD DKI 2025 sedang disusun oleh tim gabungan di jajaran Pemprov DKI Jakarta.
"Saat ini masih belum bisa diumumkan, tetapi yang jelas akan kami umumkan hasilnya terkait pembangunan kota Jakarta hingga 2025 kedepan," ujarnya di Balaikota, Jakarta, hari ini.
Diakui Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, skenario pembangunan Jakarta sudah disusun hingga belasan tahun
ke depan. Di mana skenario tersebut dikaitkan dengan pertumbuhan kota Jakarta yang akan tinggi atau rendah.
"Saya meminta skenario itu didalami. Karena kalau kita tidak menggunakan beberapa skenario tadi, maka kita tidak dapat mengetahui secara tepat pembangunan Jakarta, pembahasan akan semakin lama, padahal tahun 2025 sudah tidak berapa lama lagi," tambahnya.
Fauzi menuturkan, rencana pembangunan jangka panjang diperlukan karena undang-undang mewajibkan setiap pemerintahan daerah harus memiliki Program Perencanaan Pembangunan JPDP 2025, pemerintah daerah memerlukan panduan jangka panjang untuk menyusun rencana pembangunan jangka menengah setiap lima tahun yang disebut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Sarwo Handayani, mengatakan dalam menerbitkan JPDP 2025 pihaknya telah melakukan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) JPDP 2025 dengan SKPD yang ada di jajaran Pemprov DKI.
"Saat ini, kami akan menyamakan persepsi terhadap pembangunan kota Jakarta yang berkelanjutan dengan arah meningkatkan kesejahteraan warga dan kotanya," kata Sarwo usai Musrenbang JPDP 2025 di Balaikota Jakarta, Kamis (15/3).
Menurutnya, Perencanaan Pembangunan JPDP 2025 merupakan dokumen perencanaan pembangunan kota Jakarta dalam jangka waktu hampir 13 tahun. Dokumen tersebut akan berisikan arah pembangunan Ibu Kota yang harus mampu mengikuti perkembangan dunia dan bersaing dengan kota-kota besar lainnya di dunia.
Sumber : berita.plasa.msn.com
0 komentar:
Posting Komentar